Derby della Madonnina: Kemenangan yang Menjadi Titik Balik Menurunnya Performa AC Milan

Arsya Alfarizqi

Rentetan hasil minor AC Milan di pekan-pekan terakhir Serie A telah menimbulkan kekhawatiran serius bagi para penggemar. Setelah merayakan kemenangan prestisius atas rival sekota, Inter Milan, dalam laga bertajuk Derby della Madonnina pada Maret lalu, performa Rossoneri justru mengalami penurunan yang cukup drastis. Alih-alih menjadi momentum kebangkitan, kemenangan tersebut justru menandai dimulainya periode sulit bagi pasukan Massimiliano Allegri.

Dalam lanjutan Serie A musim 2026, AC Milan kembali menelan kekalahan di kandang sendiri. Kali ini, tim Merah Hitam harus mengakui keunggulan Atalanta dengan skor 2-3 di Stadion San Siro. Kekalahan ini menjadi yang kedua berturut-turut dan merupakan laga ketiga tanpa raihan kemenangan. Situasi ini membuat posisi Milan di zona Liga Champions semakin terancam.

Sejak kemenangan atas Inter Milan, AC Milan tercatat hanya mampu mengumpulkan tujuh poin dari delapan pertandingan yang telah dilakoni. Dari delapan laga tersebut, tim asuhan Allegri hanya berhasil meraih dua kemenangan, yaitu saat berhadapan dengan Torino dan Verona. Sisanya, mereka harus menelan lima kekalahan dan tiga kali meraih hasil imbang.

Penurunan performa yang signifikan ini berdampak langsung pada klasemen Serie A. Saat ini, AC Milan telah digeser oleh Juventus yang berhasil merangkak naik ke peringkat ketiga. Jika tidak segera berbenah, Milan juga berpotensi disalip oleh AS Roma, yang saat ini memiliki koleksi poin yang sama dengan Milan, yaitu 67 poin. Ancaman nyata untuk gagal menembus kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa, Liga Champions, kini membayangi klub kebanggaan kota Milan ini.

Menanggapi hasil-hasil yang kurang memuaskan ini, Pelatih Massimiliano Allegri menyatakan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab penuh sebagai nakhoda tim. Ia mengakui bahwa dirinya adalah orang pertama yang harus bertanggung jawab ketika performa tim tidak sesuai harapan. Namun, Allegri juga memberikan apresiasi kepada para pemainnya yang dinilainya telah senantiasa memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.

"Ketika hasil-hasil yang diraih tidak sesuai dengan ekspektasi, saya adalah orang pertama yang harus bertanggung jawab, karena saya adalah pelatihnya. Para pemain ini sudah selalu memberikan segalanya di lapangan," ujar Allegri kepada DAZN, seperti dikutip oleh Football Italia.

Allegri menekankan pentingnya untuk tidak mencari kambing hitam atas performa buruk yang sedang dialami tim. Sebaliknya, ia mengajak seluruh elemen tim untuk fokus pada bagaimana mereka dapat meraih kembali dua kemenangan penting yang dibutuhkan di sisa musim ini. Ia mengingatkan bahwa posisi di zona Liga Champions belum sepenuhnya aman, meskipun banyak pihak yang beranggapan sebaliknya.

"Kita tidak boleh mencari alasan atau menyalahkan pihak lain sekarang. Yang terpenting adalah kita harus fokus pada bagaimana kita telah meraih banyak kemenangan di musim ini dan kini kita perlu memetik dua kemenangan lagi untuk mengamankan target kita," tambahnya.

Sebelumnya, Allegri memang kerap kali menyatakan bahwa perebutan tiket Liga Champions masih sangat terbuka dan belum ada tim yang benar-benar mengunci posisinya. Namun, ia mengakui bahwa penurunan performa yang sedang terjadi saat ini memang nyata dan harus segera diatasi oleh tim.

"Saya berulang kali menekankan bahwa posisi di Liga Champions belum terkunci, meskipun banyak orang yang mengklaim sebaliknya. Dulu saya tahu bahwa kita belum mengalami penurunan performa yang signifikan. Namun, sekarang penurunan itu benar-benar terjadi, dan kita harus segera menemukan cara untuk mengatasinya," pungkas Allegri.

Kondisi AC Milan saat ini menjadi cerminan betapa ketatnya persaingan di papan atas Serie A. Momentum kemenangan derby yang seharusnya menjadi batu loncatan positif justru berujung pada tren negatif. Para penggemar Milan tentu berharap tim kesayangan mereka dapat segera bangkit dari keterpurukan ini dan mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan. Analisis mendalam terhadap penyebab penurunan performa, baik dari segi taktik, mentalitas pemain, maupun manajemen tim, akan menjadi krusial dalam upaya mereka untuk kembali ke jalur kemenangan. Performa yang konsisten dan determinasi tinggi akan menjadi kunci bagi AC Milan untuk melewati sisa pertandingan musim ini dengan hasil yang memuaskan. Ancaman dari tim-tim lain yang juga memiliki ambisi kuat untuk finis di zona Eropa semakin menambah panasnya persaingan, sehingga setiap poin yang diraih akan sangat berharga.

Also Read

Tags