Kemarahan Pengendara Motor Picu Konflik dengan Ambulans di Depok, Berujung Laporan Polisi

Inka Kristi

Sebuah insiden memicu keresahan di Depok ketika sebuah rekaman video yang beredar luas menunjukkan adegan perselisihan antara seorang pengendara sepeda motor dengan relawan ambulans. Peristiwa yang terjadi di kawasan Sukmajaya, Depok, bermula dari tindakan pengendara motor yang menghalangi laju ambulans yang sedang dalam misi menjemput pasien. Adegan dalam video tersebut menampilkan ketegangan yang meningkat, di mana kedua belah pihak terlibat dalam adu mulut yang sengit.

Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Minggu, 10 Mei 2020, sekitar pukul 11.18 WIB, di Jalan Moch Nail, Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya. Pengendara motor dalam rekaman terlihat menunjukkan sikap yang emosional dan keras kepala, bahkan melontarkan pernyataan bernada ancaman. Ia terdengar berargumen bahwa ambulans seharusnya tidak menghalangi jalan dan harus menunggu pasien berada di depan sebelum bergerak. Tidak hanya itu, pengendara motor tersebut juga dilaporkan melakukan tindakan fisik dengan menendang unit ambulans dan mengancam seseorang yang mencoba merekam kejadian tersebut.

Dalam potongan video lainnya, terlihat bahwa relawan dari Yayasan AlBaari Foundation berhasil menyelesaikan tugasnya untuk menjemput pasien dan membawanya ke fasilitas kesehatan. Pihak Yayasan AlBaari Foundation kemudian memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian tersebut, yang diizinkan untuk dikutip. Menurut yayasan, relawan ambulans awalnya bergerak melalui jalur lingkungan yang sempit untuk menjemput pasien. Dalam upaya untuk tidak mengganggu ketenangan warga sekitar, mereka hanya menyalakan lampu rotator tanpa mengaktifkan sirene.

Namun, kehadiran ambulans tersebut rupanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi seorang warga yang kemudian diketahui sebagai pengendara motor yang bersangkutan. Pihak yayasan menjelaskan bahwa warga tersebut menunjukkan ketidakpuasan dan memarahi tim mereka. Relawan telah berusaha memberikan penjelasan bahwa mereka sedang dalam tugas penjemputan pasien, bahkan menawarkan agar warga tersebut ikut serta untuk melihat langsung proses penjemputan demi memastikan kebenarannya.

Situasi memburuk ketika dalam perjalanan kembali, pengendara motor tersebut melakukan manuver berbahaya dengan memotong laju ambulans. Tindakan ini tidak hanya menghalangi pergerakan ambulans, tetapi juga diduga berujung pada ancaman dan perusakan terhadap kendaraan darurat tersebut. Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.

Tim relawan dari AlBaari Foundation secara resmi melaporkan insiden tersebut ke Polres Metro Depok. Laporan ini mencakup dugaan tindak pidana perusakan terhadap mobil ambulans. Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP I Made Budi, membenarkan adanya laporan tersebut dan menjelaskan bahwa kronologi awal kejadian berawal dari ambulans yang hendak menjemput pasien, namun dihadang oleh seorang pengendara motor. Adu mulut pun tak terhindarkan, dan pelaku dilaporkan menendang mobil ambulans, menyebabkan kerusakan berupa penyok pada bagian bumper depan sebelah kiri.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Satreskrim Polres Metro Depok segera bergerak cepat. Di bawah komando Kanit Krimum/Jatanras AKP Erwin Marciano Siahaan dan Kasubnit Opsnal Resmob Ipda Agwit, tim melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pada sekitar pukul 22.50 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku. Penangkapan dilakukan di kediamannya yang beralamat di Jl Jati Raya, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok. Pelaku diamankan bersama dengan saksi yang merupakan adik iparnya. Barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan pelaku dalam insiden tersebut juga turut disita.

Seluruh pelaku, saksi, dan barang bukti kemudian dibawa ke Markas Polres Depok untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini guna memastikan penegakan hukum dan mencegah terulangnya insiden serupa yang dapat membahayakan kelancaran tugas pelayanan medis darurat. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran dan empati dari seluruh pengguna jalan terhadap keberadaan dan urgensi kendaraan darurat seperti ambulans, yang memiliki peran vital dalam menyelamatkan nyawa.

Also Read

Tags