Asus tidak main-main dalam memperkenalkan lini terbaru laptop bisnisnya, ExpertBook Ultra, kepada publik di Jakarta. Alih-alih sekadar memamerkan spesifikasi teknis, perusahaan teknologi terkemuka ini memilih metode demonstrasi yang tak lazim: menguji ketahanan perangkat secara langsung di hadapan pengunjung. Sesi pengenalan yang digelar pada Kamis, 7 Mei 2026, ini menampilkan berbagai skenario pengujian ekstrem, mulai dari menginjak, menyiram dengan air, hingga dibanting, demi membuktikan keandalan dan ketangguhan laptop yang dirancang untuk para profesional ini.
Dalam sebuah acara yang dikemas menyerupai pengalaman penerbangan modern, pengunjung diajak untuk "naik pesawat" Asus ExpertBook Ultra. Mereka dibekali dengan "paspor" digital yang harus distempel di setiap "gerbang" yang tersedia. Setiap gerbang ini bukan sekadar titik informasi, melainkan representasi dari berbagai keunggulan dan fitur inovatif yang ditawarkan oleh laptop tersebut. Salah satu fokus utama yang disajikan adalah ketahanan fisik yang luar biasa. Pengunjung diberi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan perangkat, menguji seberapa kuat laptop ini menahan perlakuan kasar yang mungkin terjadi dalam mobilitas tinggi seorang pebisnis.
Pengujian ketahanan ini mencakup berbagai simulasi yang dirancang untuk mereplikasi insiden yang tak terduga. Mulai dari tumpahan minuman yang tak sengaja, hingga terjatuh dari ketinggian yang minim, semua skenario dihadirkan secara dramatis namun edukatif. Para pengunjung tampak antusias mencoba menjejakkan kaki di atas bodi laptop, bahkan beberapa kali mencoba menjatuhkannya dari ketinggian yang aman namun cukup menguji adrenalin. Tak ketinggalan, sesi penyiraman air menjadi salah satu atraksi yang paling menarik perhatian, di mana ExpertBook Ultra dengan percaya diri diguyur air, membuktikan klaim ketahanannya terhadap cairan.
Bukan sekadar aksi sensasional, setiap pengujian ini didukung oleh penjelasan mendalam dari petugas yang berjaga di setiap gerbang. Mereka merinci material premium yang digunakan dalam konstruksi ExpertBook Ultra, serta teknologi yang memungkinkan perangkat ini bertahan dalam kondisi ekstrem. Salah satu material yang disorot adalah penggunaan paduan magnesium dan aluminium kelas kedirgantaraan, yang dilapisi dengan keramik nano. Kombinasi ini tidak hanya memberikan kekuatan luar biasa, tetapi juga menjaga bobot laptop tetap ringan, mulai dari 0,99 kilogram, dengan ketebalan hanya 10,9 mm. Desain yang ringkas namun kokoh ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para profesional yang membutuhkan perangkat tangguh namun mudah dibawa bepergian.
Keunggulan lain yang turut diperkenalkan adalah sistem operasinya yang berjalan mulus menggunakan Windows 11, baik dalam versi Home maupun Pro, sesuai dengan kebutuhan pengguna. Laptop ini hadir dalam dua pilihan warna elegan, yaitu Morn Grey dan Jet Fog, yang menambah kesan profesional dan modern. Dari sisi performa, Asus ExpertBook Ultra diposisikan sebagai solusi komputasi kelas atas, dengan rentang harga mulai dari Rp 38.499.000 hingga Rp 82.499.000, mencerminkan teknologi canggih dan kualitas material yang disematkan.
Acara peluncuran ini bukan hanya sekadar pameran produk, tetapi sebuah pengalaman imersif yang dirancang untuk menanamkan kepercayaan diri kepada calon pengguna. Dengan melihat dan bahkan merasakan sendiri ketangguhan ExpertBook Ultra, Asus berharap dapat meyakinkan para profesional bahwa laptop ini adalah investasi yang cerdas dan andal untuk mendukung produktivitas mereka di berbagai medan kerja. Demonstrasi yang berani ini secara efektif mengkomunikasikan pesan utama: bahwa Asus ExpertBook Ultra tidak hanya unggul dalam performa dan desain, tetapi juga dalam ketahanan yang tak tertandingi, siap menghadapi tantangan dunia kerja yang dinamis. Keberanian Asus dalam melakukan pengujian langsung ini menjadi bukti nyata komitmen mereka terhadap kualitas dan inovasi dalam setiap produk yang mereka hadirkan ke pasar.






