Manchester United pernah mengincar Frenkie de Jong dengan serius pada awal era Erik ten Hag di tahun 2022. Namun, upaya Setan Merah kala itu belum membuahkan hasil. De Jong, meski sempat diterpa berbagai rumor transfer, memutuskan untuk tetap setia bersama Barcelona. Kini, dengan kelolosan Manchester United ke Liga Champions musim depan, pintu belanja pemain kembali terbuka lebar. Sektor gelandang menjadi salah satu area yang kabarnya akan menjadi fokus utama klub berjuluk Setan Merah ini. Sejumlah nama pemain muda potensial telah dikaitkan dengan Old Trafford, seperti Elliott Anderson, Adam Wharton, Carlos Baleba, dan Alex Scott.
Di tengah riuhnya bursa transfer tersebut, nama Frenkie de Jong kembali mencuat berkat pernyataan mantan bek legendaris Manchester United, Jaap Stam. Stam secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk membantu klub yang pernah dibelanya selama tujuh tahun itu apabila mereka masih memiliki ketertarikan untuk merekrut De Jong. Stam berargumen bahwa De Jong bisa jadi menjadi pilihan ideal bagi Manchester United, terutama jika klub memutuskan untuk mempermanenkan Michael Carrick sebagai manajer.
Menurut Stam, Carrick membutuhkan pemain dengan tipe seperti De Jong yang memiliki kemampuan mumpuni dalam menguasai, menahan, dan mengalirkan bola. Lebih dari itu, pemain tersebut juga harus mampu mengatur ritme permainan di lini tengah. "Menurut saya, Frenkie de Jong akan menjadi pemain yang sangat cocok untuk Manchester United. Dia bisa membantu mereka karena kemampuannya yang luar biasa saat menguasai bola," ujar Stam dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh Metro.
Stam mengakui bahwa mungkin ada perdebatan mengenai fisik De Jong jika dibandingkan dengan tuntutan permainan di Premier League. Ia tidak menampik bahwa dalam situasi duel satu lawan satu, tekel, atau aspek fisik murni, De Jong mungkin bukanlah pemain yang paling unggul. Namun, Stam menekankan bahwa secara keseluruhan, De Jong adalah pemain yang sangat berkualitas. "Kita bisa mendiskusikan aspek fisiknya di Premier League, mungkin. Karena dalam situasi satu lawan satu atau tekel, atau aspek fisik, dia memang bukan yang terbaik. Namun, dia adalah pemain yang sangat bagus," jelas Stam.
Lebih lanjut, Stam mengaitkan potensi kedatangan De Jong dengan filosofi permainan yang diyakini akan diusung oleh Michael Carrick. Stam percaya bahwa Carrick menginginkan pemain yang mampu mengontrol jalannya pertandingan melalui penguasaan bola yang dominan. "Dan menurut pandangan saya, melihat bagaimana Michael Carrick ingin bermain, dia juga membutuhkan pemain yang bisa mengontrol pertandingan dengan bola di kakinya dan sangat dominan. Dengan begitu, Anda tidak perlu terlalu banyak fokus pada pertahanan," tambahnya.
Jaap Stam menggambarkan Frenkie de Jong sebagai pemain kelas dunia dan salah satu gelandang terbaik yang ada saat ini. Stam menyoroti kenyamanan De Jong dalam menguasai bola, terutama kemampuannya dalam membangun serangan dari lini pertahanan, mengatur tempo permainan, dan berkontribusi dalam fase menyerang hingga sepertiga akhir lapangan. "Tetapi Frenkie, ya, dia adalah pemain kelas dunia. Dia adalah salah satu gelandang terbaik yang ada, dan dia sangat nyaman dengan bola di kakinya, terutama dalam bermain dari lini belakang, mengatur tempo, dan membantu tim untuk menyerang serta masuk ke sepertiga akhir," papar Stam.
Menanggapi kemungkinan tersebut, Stam bahkan menyatakan kesiapannya untuk bertindak lebih jauh. Jika ada kesempatan bagi Manchester United untuk merekrut De Jong, Stam dengan antusias menawarkan diri untuk memfasilitasi kepindahan tersebut. Ia bahkan bercanda bahwa ia rela mengayuh sepeda dari Manchester menuju Barcelona demi membawa gelandang asal Belanda itu kembali ke pangkuan Setan Merah. "Jadi, jika ada kesempatan bagi United, saya akan membantu mereka. Saya akan naik sepeda sendiri ke Barcelona dan membawanya ke United, tidak masalah," pungkasnya dengan nada penuh keyakinan.
Keputusan De Jong untuk bertahan di Barcelona pada tahun 2022 lalu memang menjadi pukulan bagi Manchester United. Namun, dengan perputaran waktu dan perubahan dinamika di dunia sepak bola, kemungkinan untuk melihat De Jong berseragam merah Manchester bukanlah hal yang mustahil. Kehadiran sosok seperti Jaap Stam yang memiliki koneksi kuat dengan kedua klub dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan tim, bisa menjadi angin segar bagi Manchester United dalam upaya mereka untuk kembali mendatangkan talenta sekaliber De Jong.
Analisis Stam mengenai kesesuaian De Jong dengan skema permainan yang diinginkan, terutama jika Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer permanen, memberikan dimensi baru pada spekulasi transfer ini. De Jong dikenal dengan kecerdasannya dalam membaca permainan, visi bermainnya yang luas, serta kemampuannya dalam mendistribusikan bola dengan akurasi tinggi. Kualitas-kualitas ini sangat dibutuhkan oleh tim mana pun yang ingin mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan dari lini belakang secara efektif.
Meskipun Stam sempat menyinggung perihal kekuatan fisik De Jong dalam konteks Premier League, penting untuk diingat bahwa sepak bola modern tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik semata. Kemampuan teknis, kecerdasan taktis, dan pemahaman posisi menjadi faktor krusial. De Jong memiliki keunggulan signifikan di ketiga aspek tersebut. Ia mampu memenangkan duel bola dengan cerdas, memposisikan diri dengan baik untuk memutus serangan lawan, dan yang terpenting, ia adalah jembatan utama dalam transisi dari bertahan ke menyerang bagi timnya.
Dengan kontrak De Jong yang masih terikat hingga tahun 2029 di Barcelona, tentu saja setiap langkah transfer akan membutuhkan negosiasi yang alot dan biaya yang tidak sedikit. Namun, di dunia sepak bola, segala sesuatu bisa terjadi. Ketertarikan Manchester United yang pernah begitu besar, ditambah dengan tawaran bantuan dari seorang legenda seperti Jaap Stam, bisa menjadi kombinasi yang menarik untuk diikuti perkembangannya di bursa transfer mendatang.
Pernyataan Stam ini bukan sekadar opini biasa, melainkan sebuah pandangan dari seseorang yang memahami seluk-beluk sepak bola di level tertinggi, baik sebagai pemain maupun pengamat. Ia melihat potensi besar yang dimiliki De Jong dan bagaimana pemain tersebut dapat memberikan dampak signifikan bagi Manchester United. Jika Manchester United benar-benar serius untuk mendatangkan gelandang kelas dunia yang dapat menjadi tulang punggung tim di masa depan, Frenkie de Jong jelas merupakan nama yang layak untuk dipertimbangkan kembali. Dan dengan Stam yang siap menjadi ‘mak comblang’, peluang itu mungkin saja menjadi lebih terbuka lebar.






