Vlahovic Mengunci Kemenangan Dramatis Juventus di Kandang Lecce

Arsya Alfarizqi

Juventus berhasil mengamankan tiga poin krusial dalam lawatannya ke markas Lecce, merengkuh kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh Dusan Vlahovic di menit-menit awal pertandingan menjadi penentu, sekaligus mempertegas ambisi Bianconeri untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions musim depan. Kemenangan ini menempatkan Si Nyonya Tua di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A, menjauhkan jarak dari para pesaing terdekatnya.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Via del Mare itu diwarnai gol pembuka yang tercipta begitu cepat. Baru saja peluit kick-off dibunyikan, Juventus langsung melancarkan serangan cepat. Sebuah umpan panjang yang dieksekusi dengan jeli oleh Teun Koopmeiners berhasil menemukan Andrea Cambiaso di sisi lapangan. Cambiaso kemudian melepaskan umpan silang mendatar yang disambut oleh Dusan Vlahovic di dalam kotak penalti. Dengan sigap, striker asal Serbia itu berhasil mengontrol bola di antara kawalan dua pemain Lecce sebelum melepaskan tendangan keras yang merobek sudut atas gawang tuan rumah. Gol kilat ini sontak mengejutkan publik tuan rumah dan memberikan keunggulan bagi tim tamu.

Keunggulan Juventus nyaris dibalas oleh Lecce hanya berselang dua menit setelah gol pembuka. Lameck Banda berhasil melepaskan umpan silang dari sektor kiri pertahanan Juventus, yang mengarah tepat ke Walid Cheddira di tengah kotak penalti. Namun, penampilan gemilang kiper Juventus, Michele Di Gregorio, berhasil menggagalkan peluang emas tersebut dengan sebuah penyelamatan spektakuler.

Tidak mau kalah, Juventus kembali mencoba mengancam gawang Lecce. Francisco Conceicao melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan dari sudut sempit. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang. Vlahovic yang sigap menyambar bola muntah tersebut, namun tendangannya kali ini masih melebar dari sasaran. Peluang berbahaya lainnya datang dari Vlahovic yang kembali melepaskan tembakan dari sudut sempit, namun kali ini kiper Lecce, Wladimiro Falcone, mampu menahan laju bola dengan kakinya.

Setelah awal pertandingan yang intens, tempo permainan sedikit menurun di sisa babak pertama. Juventus sempat kembali berhasil menjebol gawang Lecce di awal babak kedua melalui Vlahovic yang memanfaatkan bola pantul. Namun, gol tersebut harus dianulir karena hakim garis menganggap Vlahovic berada dalam posisi offside. Tak lama kemudian, giliran Pierre Kalulu yang mencatatkan namanya di papan skor, namun golnya juga harus dikesampingkan setelah melalui peninjauan Video Assistant Referee (VAR).

Lecce bukannya tanpa perlawanan. Mereka hampir saja menyamakan kedudukan melalui dua peluang beruntun. Sepakan N’Dri dari luar kotak penalti hanya melebar tipis dari tiang gawang Juventus. Tak lama kemudian, tembakan jarak jauh Pierotti berhasil ditepis dengan gemilang oleh Di Gregorio.

Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Juventus kembali mendapatkan peluang melalui Jeremie Boga dan Edon Zhegrova. Namun, kedua upaya tersebut berhasil digagalkan oleh Wladimiro Falcone yang tampil sigap di bawah mistar gawang Lecce. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Juventus tidak berubah.

Dengan tambahan tiga poin ini, Juventus kini mengoleksi 68 poin dari 36 pertandingan. Perolehan poin tersebut menempatkan mereka unggul satu poin atas AC Milan yang berada di posisi keempat, empat poin di atas AS Roma di posisi kelima, dan enam poin di atas Como yang baru akan memainkan pertandingan mereka. Hasil ini semakin memperkuat posisi Juventus dalam persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan, meski performa tim masih perlu ditingkatkan untuk menghadapi sisa pertandingan.

Pertandingan ini menunjukkan betapa krusialnya gol cepat dalam sebuah pertandingan sepak bola. Gol kilat Vlahovic tidak hanya memberikan keunggulan, tetapi juga memberikan kepercayaan diri bagi tim Juventus untuk mengontrol jalannya pertandingan. Meskipun Lecce menunjukkan perlawanan yang gigih, terutama di babak kedua, pertahanan Juventus yang solid dan penyelamatan gemilang dari Di Gregorio berhasil mengamankan kemenangan.

Secara keseluruhan, Juventus berhasil menunjukkan mentalitas juara dalam pertandingan ini. Mereka mampu bangkit dari beberapa momen sulit, termasuk gol-gol yang dianulir, dan tetap fokus untuk meraih hasil maksimal. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Juventus untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya dan mengamankan posisi mereka di papan atas klasemen Serie A.

Susunan Pemain:

Lecce: Falcone, Danilo Veiga (Helgason 70′), Siebert, Tiago Gabriel, Gallo, Ramadani, Oumar Ngom (Gaby Jean 62′), Pierotti, Coulibaly, Lameck Banda (N’Dri 76′), Cheddira (Camarda 75′).

Juventus: Di Gregorio, Cambiaso (Jonathan David 8′), Lloyd Kelly, Bremer, Kalulu, Locatelli, Koopmeiners, Kenan Yildiz (Boga 83′), McKennie (Gatti 86′), Conceicao (Zhegrova 83′), Vlahovic (Holm 77′).

Also Read

Tags