Performa mengagumkan ditunjukkan oleh Team WRT 32 yang diperkuat Sean Gelael dalam sesi kualifikasi balapan 6 Hours of Spa, bagian dari ajang FIA World Endurance Championship (WEC) 2026. Tim ini berhasil mengamankan posisi start keenam, sebuah pencapaian yang patut dibanggakan di hadapan para penggemar yang memadati Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia.
Persaingan sengit di kelas LMGT3 FIA WEC 2026 memang selalu menyajikan kejutan, dan sesi kualifikasi di Spa tidak terkecuali. Dua mobil BMW M4 GT3 yang dikemudikan oleh Anthony McIntosh (nomor mobil 69) dan Darren Leung (nomor mobil 32) menjadi sorotan utama. McIntosh, yang sebelumnya meraih kemenangan di seri pembuka di Imola, harus menelan pil pahit karena gagal menembus 10 besar dan terpaksa absen dari fase Hyperpole, babak penentuan posisi terdepan. Sebaliknya, Darren Leung tampil gemilang dan berhasil mengunci posisi kesembilan, memberinya tiket untuk berkompetisi di Hyperpole.
Dalam sesi penentuan yang krusial tersebut, Sean Gelael mengambil alih kemudi untuk membawa Team WRT 32 meraih posisi ketujuh. Namun, drama sesungguhnya terjadi ketika mobil Ferrari nomor 21 milik Vista AF Corse, yang dikemudikan oleh Simon Mann, melakukan pelanggaran. Akibatnya, tim Ferrari tersebut harus menerima sanksi penalti, yang menyebabkan mereka mundur satu grid ke posisi ketujuh. Keberuntungan pun berpihak pada Team WRT 32, karena posisi yang ditinggalkan Ferrari kini menjadi milik Sean dan rekan-rekannya, mengamankan start dari grid keenam.
Augusto Farfus, salah satu rekan setim Sean, mengungkapkan rasa puasnya atas hasil kualifikasi yang diraih. Ia menjelaskan bahwa tim berhasil memaksimalkan potensi mobil mereka untuk mengamankan start dari posisi keenam. Farfus juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kerja keras seluruh tim, serta performa luar biasa yang ditunjukkan oleh Darren dan Sean. Ia optimis bahwa dengan posisi start yang baik ini, mereka memiliki peluang besar untuk meraih hasil yang memuaskan di balapan utama.
"Kami berhasil mendapatkan hasil kualifikasi yang solid. Kami telah mengerahkan kemampuan maksimal mobil dan akhirnya bisa memulai balapan dari posisi keenam. Saya sangat gembira dengan kerja sama tim yang solid, serta usaha luar biasa dari Darren dan Sean. Kami memiliki peluang bagus untuk meraih hasil yang membanggakan di balapan nanti," ujar Augusto Farfus, salah seorang rekan setim Sean Gelael, dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada detikSport.
Sementara itu, di kelas LMGT3, pole position berhasil direbut oleh tim Akkodis ASP 78 yang mengendarai mobil Lexus, berkat performa gemilang pebalap mereka, Hadrien David. Di kelas teratas, Hypercar, tim Peugeot juga mencatatkan sejarah baru dengan pebalap Denmark, Malthe Jakobsen, berhasil mengantarkan timnya meraih posisi start terdepan untuk pertama kalinya.
Para penggemar balap dapat menyaksikan keseruan Race 6 Hours of Spa-Francorchamps secara langsung melalui kanal YouTube KUY Entertainment. Tayangan akan dimulai pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 19.00 WIB. Balapan ini diprediksi akan menyajikan pertarungan yang sangat ketat dan penuh drama, mengingat persaingan yang merata di setiap kelasnya.
Posisi start yang baik ini tentu menjadi modal penting bagi Sean Gelael dan Team WRT 32 untuk menghadapi tantangan di Sirkuit Spa-Francorchamps yang terkenal menantang. Sirkuit yang memiliki sejarah panjang dalam dunia balap ini dikenal dengan kombinasi tikungan cepat, tanjakan, turunan, dan perubahan ketinggian yang ekstrem, yang membutuhkan konsentrasi penuh dan kemampuan adaptasi tinggi dari para pembalap.
Keberhasilan Sean Gelael dalam sesi Hyperpole, meskipun sempat diwarnai sedikit ketidakpastian akibat penalti yang dijatuhkan pada tim lain, menunjukkan ketenangan dan kemampuan teknisnya dalam mengendalikan mobil di bawah tekanan. Peran Sean sebagai salah satu pembalap dalam tim menjadi sangat krusial dalam menentukan posisi start, yang pada akhirnya akan sangat berpengaruh pada strategi balapan secara keseluruhan.
Selain itu, kerja sama tim yang solid menjadi faktor kunci dalam setiap keberhasilan di ajang balap ketahanan seperti WEC. Dukungan dari para insinyur, mekanik, dan rekan setim seperti Augusto Farfus dan Darren Leung sangatlah vital. Mereka saling bahu-membahu, mulai dari sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga persiapan strategi untuk balapan yang akan berlangsung selama enam jam.
Keikutsertaan Team WRT 32 dalam ajang WEC 2026 ini semakin memperkuat reputasi mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di kelas LMGT3. Dengan dukungan dari BMW sebagai pabrikan, mereka memiliki teknologi dan performa mobil yang mumpuni untuk bersaing dengan tim-tim kuat lainnya, termasuk yang mengandalkan Ferrari dan Lexus.
Balapan 6 Hours of Spa sendiri merupakan salah satu seri yang paling bergengsi dalam kalender WEC. Sirkuit Spa-Francorchamps, dengan julukan "Ardennes Rollercoaster", menawarkan tantangan yang unik dan selalu menghadirkan balapan yang spektakuler. Lintasan yang panjang dan berliku menuntut ketahanan fisik dan mental para pembalap, serta keandalan mesin dan strategi pit stop yang matang dari tim.
Drama penalti yang terjadi pada tim Vista AF Corse Ferrari nomor 21 menunjukkan betapa ketatnya persaingan di setiap grid. Setiap kesalahan kecil dapat berakibat fatal pada hasil akhir, dan hal ini menjadi pengingat penting bagi semua tim untuk tetap fokus dan mematuhi regulasi yang berlaku. Ketenangan Sean Gelael dalam mengambil keuntungan dari situasi tersebut menunjukkan kedewasaan dan kemampuannya dalam memanfaatkan peluang yang ada.
Dengan posisi start keenam, Sean Gelael dan Team WRT 32 memiliki peluang emas untuk mengukir prestasi di balapan 6 Hours of Spa. Performa yang telah ditunjukkan selama sesi kualifikasi menjadi bukti bahwa mereka telah mempersiapkan diri dengan sangat baik. Kini, seluruh perhatian tertuju pada jalannya balapan yang diprediksi akan penuh aksi, strategi, dan kejutan. Dukungan dari para penggemar melalui platform digital juga diharapkan dapat menambah semangat juang tim untuk meraih hasil terbaik.






