Pengakuan Global untuk Erick Thohir: Kemenpora dan KOI Bersinergi dalam Penghargaan Olahraga Transformasional

Arsya Alfarizqi

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Bapak Erick Thohir, baru-baru ini menerima apresiasi bergengsi dari dunia olahraga internasional. Penghargaan Order of Merit ini diserahkan langsung oleh President of United Through Sports (UTS) sekaligus President of the Alliance of Independent Members of Sport (AIMS) dan Executive Council Member SportAccord, Bapak Stephan Fox. Momen penting ini berlangsung di Ballroom Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta, dalam rangkaian Rapat Anggota Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Penghargaan tersebut secara khusus diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi signifikan Bapak Erick Thohir dalam upaya memajukan dunia olahraga, serta dedikasinya dalam mempromosikan nilai-nilai inklusi, kesetaraan, dan anti-diskriminasi di ranah olahraga. Lebih lanjut, apresiasi ini juga menyoroti peran aktifnya dalam mewujudkan olahraga yang dapat diakses oleh semua kalangan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Dalam keterangannya yang dirilis pada Minggu (10/5/2026), Bapak Stephan Fox menyampaikan kegembiraannya atas penganugerahan United Sports Special Award kepada Bapak Erick Thohir, yang juga merupakan anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), serta kepada Ketua Umum NOC Indonesia, Bapak Raja Sapta Oktohari. Beliau menggarisbawahi bahwa penghargaan ini merupakan wujud apresiasi terhadap upaya luar biasa yang telah diberikan oleh kedua tokoh tersebut bagi dunia olahraga, baik di tingkat domestik maupun internasional. Bapak Fox secara spesifik menyebutkan peran mereka dalam memajukan inklusi, kesetaraan, dan non-diskriminasi dalam olahraga, serta komitmen mereka untuk mewujudkan olahraga bagi semua dan memberikan dampak nyata kepada masyarakat melalui olahraga. Beliau juga menyatakan harapan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut.

Selain penghargaan internasional, Rapat Anggota NOC Indonesia juga menjadi momentum untuk penganugerahan The Game Changer Award. Penghargaan ini didedikasikan untuk para atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional yang dinilai telah memberikan perubahan dan terobosan signifikan dalam ekosistem olahraga Indonesia.

Dalam kategori Atlet Terbaik Bela Diri, gelar ini disematkan kepada Safira Dwi Meilanie. Sementara itu, Janice Tjen berhasil meraih penghargaan Atlet Terbaik Olahraga Permainan, yang mana penghargaan tersebut diwakili oleh kedua orang tuanya.

Untuk cabang olahraga akurasi, penghargaan diberikan kepada Diananda Choirunisa, yang dikenal dengan prestasinya yang konsisten. Di sisi lain, kategori olahraga terukur dianugerahi kepada Martina Ayu Pratiwi, yang juga telah menunjukkan dedikasi dan performa yang mengesankan.

Sektor kepelatihan tidak ketinggalan dalam memberikan pengakuan. Muhammad Dhaarma Raj, pelatih Timnas Hoki, dianugerahi penghargaan Pelatih Terbaik atas kontribusinya dalam membina dan mengembangkan talenta atlet. Penghargaan The Rising Star, yang ditujukan bagi individu dengan potensi besar dan performa menjanjikan, jatuh kepada Basral Graito Utomo.

Puncak dari penganugerahan The Game Changer Award adalah penghargaan Best of the Best, yang merupakan apresiasi tertinggi. Penghargaan prestisius ini diberikan kepada Rizki Juniansyah, yang telah mencetak berbagai prestasi gemilang dan rekor luar biasa, serta memberikan kontribusi signifikan bagi kejayaan olahraga Indonesia di kancah internasional.

Menanggapi berbagai penghargaan yang diberikan, Bapak Erick Thohir mengungkapkan apresiasinya yang mendalam kepada KOI atas inisiatifnya dalam memberikan penghargaan kepada para tokoh olahraga dan atlet berprestasi. Beliau menekankan bahwa para atlet adalah garda terdepan yang membawa nama bangsa dan bendera Merah Putih berkibar di panggung dunia. Namun, Bapak Erick juga menegaskan bahwa pencapaian luar biasa tersebut tidak akan mungkin terwujud tanpa dukungan penuh dari para pembina dan ekosistem olahraga yang solid.

Sementara itu, Ketua Umum NOC Indonesia, Bapak Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini tidak semata-mata berfokus pada pencapaian prestasi individu atau tim. Lebih dari itu, penghargaan ini juga menekankan pada peran transformasional para penerima dalam membangun dan memperkuat ekosistem olahraga nasional secara keseluruhan. Bapak Oktohari menjelaskan bahwa The Game Changer Award merupakan bentuk penghormatan tulus dari NOC Indonesia kepada individu dan entitas yang telah memberikan dampak nyata dan positif bagi kemajuan olahraga di Tanah Air.

Beliau menambahkan bahwa penghargaan ini bukan hanya tentang mengumpulkan medali atau memecahkan rekor. Namun, yang lebih penting adalah penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi yang tak kenal lelah, konsistensi dalam berjuang, serta keberanian untuk melakukan perubahan dan inovasi demi kemajuan olahraga Indonesia. Semangat inilah yang menjadi pilar utama dalam setiap penganugerahan, mencerminkan komitmen untuk terus mendorong batas-batas kemungkinan dalam dunia olahraga nasional.

Also Read

Tags