Sirkuit Le Mans, Prancis, menjadi saksi bisu perebutan posisi terdepan untuk Grand Prix Prancis 2026. Sesi kualifikasi yang menegangkan akhirnya usai, menobatkan Francesco Bagnaia sebagai pembalap yang berhak memulai balapan dari posisi paling depan atau yang dikenal sebagai pole position. Kepastian ini diraih Bagnaia setelah menunjukkan performa gemilang sepanjang sesi yang berlangsung pada Sabtu sore waktu Indonesia Barat.
Perjalanan menuju pole position tidaklah mudah. Para pebalap harus melalui dua tahap kualifikasi yang masing-masing memiliki durasi 15 menit. Tahap awal, atau Kualifikasi 1 (Q1), diikuti oleh dua belas rider yang bersaing ketat untuk memperebutkan dua tiket tersisa menuju Kualifikasi 2 (Q2). Di antara para pebalap yang berjuang di Q1 ini terdapat nama-nama besar seperti juara dunia bertahan Marc Marquez, Enea Bastianini, Fabio Quartararo, serta talenta muda Fermin Aldeguer.
Drama langsung tersaji sejak awal Q1. Enea Bastianini harus mengakhiri sesi lebih dini setelah mengalami insiden jatuh di tikungan ketiga. Sementara itu, Marc Marquez langsung menunjukkan ambisinya dengan mencatatkan waktu tercepat pertama, 1 menit 29,988 detik. Namun, posisinya tidak bertahan lama. Raul Fernandez berhasil mengambil alih pimpinan sementara, sebelum akhirnya Fabio Quartararo unjuk gigi dan menjadi yang tercepat.
Menjelang lima menit terakhir, tensi kualifikasi semakin memanas. Para pebalap mengerahkan seluruh kemampuan mereka untuk memperbaiki catatan waktu. Marc Marquez kembali membuktikan kapasitasnya dengan kembali memimpin sesi, membukukan waktu 1 menit 29,288 detik, yang memastikan dirinya lolos ke Q2. Fabio Quartararo, yang berada di posisi kedua dengan selisih waktu 0,431 detik, juga turut mengamankan tempatnya di tahap selanjutnya.
Selanjutnya, perhatian beralih ke Q2, di mana para pebalap terbaik bersaing untuk memperebutkan pole position. Di Giannantonio menjadi rider pertama yang menunjukkan performa impresif, namun tak lama kemudian ia disalip oleh Marco Bezzecchi yang mencatatkan waktu 1 menit 29,825 detik.
Dalam tiga menit terakhir Q2, Marc Marquez kembali menunjukkan kecepatan luar biasa dan memimpin jalannya sesi. Di sisi lain lintasan, Alex Marquez mengalami insiden tergelincir dan jatuh di tikungan ketiga, menambah daftar insiden dalam sesi ini.
Pada detik-detik krusial penutup sesi, Francesco Bagnaia berhasil memukau semua pihak. Dengan catatan waktu 1 menit 29,634 detik, Bagnaia berhasil merebut posisi puncak dan mengamankan pole position. Ia akan ditemani oleh Marc Marquez di posisi kedua dan Marco Bezzecchi di posisi ketiga pada baris terdepan saat balapan dimulai.
Susunan lengkap posisi start untuk Grand Prix Prancis 2026 adalah sebagai berikut:
- Francesco Bagnaia (Italia) – Ducati Lenovo (GP26)
- Marc Marquez (Spanyol) – Ducati Lenovo (GP26)
- Marco Bezzecchi (Italia) – Aprilia Factory (RS-GP26)
- Fabio Di Giannantonio (Italia) – Pertamina VR46 Ducati (GP26)
- Pedro Acosta (Spanyol) – Red Bull KTM (RC16)
- Fabio Quartararo (Prancis) – Monster Yamaha (YZR-M1)
- Joan Mir (Spanyol) – Honda HRC Castrol (RC213V)
- Jorge Martin (Spanyol) – Aprilia Factory (RS-GP26)
- Ai Ogura (Jepang) – Trackhouse Aprilia (RS-GP26)
- Alex Marquez (Spanyol) – BK8 Gresini Ducati (GP26)
- Johann Zarco (Prancis) – Castrol Honda LCR (RC213V)
- Alex Rins (Spanyol) – Monster Yamaha (YZR-M1)
- Raul Fernandez (Spanyol) – Trackhouse Aprilia (RS-GP26)
- Enea Bastianini (Italia) – Red Bull KTM Tech3 (RC16)
- Luca Marini (Italia) – Honda HRC Castrol (RC213V)
- Franco Morbidelli (Italia) – Pertamina VR46 Ducati (GP25)
- Toprak Razgatlioglu (Turki) – Pramac Yamaha (YZR-M1)*
- Diogo Moreira (Brasil) – Pro Honda LCR (RC213V)*
- Jack Miller (Australia) – Pramac Yamaha (YZR-M1)
- Fermin Aldeguer (Spanyol) – BK8 Gresini Ducati (GP25)
- Brad Binder (Afrika Selatan) – Red Bull KTM (RC16)
- Jonas Folger (Jerman) – Red Bull KTM Tech3 (RC16)
Tanda bintang (*) menandakan para pembalap tersebut adalah pendatang baru atau rookie di kelas ini. Hasil kualifikasi ini memberikan gambaran awal tentang peta persaingan di Sirkuit Le Mans, di mana strategi, keahlian individu, dan kondisi lintasan akan memainkan peran krusial dalam menentukan hasil akhir balapan nanti. Para penggemar MotoGP dipastikan akan menyaksikan pertarungan sengit dari grid terdepan hingga barisan belakang.






