Revolusi Fotografi Mobile: Vivo X300 Ultra Tiba di Indonesia dengan Teknologi Zeiss

Rayyan Alfarizqi

Jakarta – Lanskap teknologi ponsel pintar kembali diramaikan dengan kehadiran Vivo X300 Ultra di pasar Indonesia. Perangkat terbaru dari Vivo ini bukan sekadar penyempurnaan, melainkan sebuah lompatan signifikan dalam kapabilitas fotografi dan videografi yang dirancang khusus untuk para kreator konten, fotografer profesional, hingga pembuat film mobile. Kolaborasi strategis dengan legenda optik Jerman, Zeiss, menjadi kunci utama yang mengangkat standar baru dalam pencitraan digital melalui genggaman.

Dalam peluncurannya di Jakarta, Senin (11/5/2026), Arga Simanjuntak, PR Director Vivo Indonesia, menegaskan visi di balik peluncuran X300 Ultra. Beliau menyampaikan bahwa perangkat ini diciptakan untuk memberdayakan para kreator agar mampu menghasilkan karya yang tidak hanya sekadar banyak, tetapi juga sarat makna, hidup, sinematik, dan tak terlupakan. "Ini bukan lagi tentang sekadar menangkap momen, melainkan tentang bagaimana Anda menciptakan sebuah cerita visual," ujar Arga, menekankan pergeseran paradigma dari dokumentasi pasif menjadi penciptaan aktif. Ia menambahkan bahwa era sekarang menuntut konten yang lebih dari sekadar gambar, melainkan pengalaman visual yang mendalam.

Inti dari keunggulan Vivo X300 Ultra terletak pada sistem kamera Zeiss Triple Prime Lenses. Konfigurasi ini menghadirkan tiga lensa utama dengan panjang fokus yang berbeda, yakni 14mm, 35mm, dan 85mm. Masing-masing lensa dibekali sensor berukuran besar, teknologi stabilisasi gambar optik (OIS), dan tentu saja, optik berkualitas dari Zeiss. Kombinasi ini memastikan konsistensi kualitas gambar yang luar biasa dalam berbagai skenario pemotretan, dari kondisi cahaya ekstrem hingga detail terkecil.

Sensor utama pada lensa ultra-wide 14mm menggunakan teknologi Sony LYTIA beresolusi 50 MP dengan ukuran sensor 1/1,28 inci. Didukung stabilisasi CIPA 6.0, lensa ini mampu merekam video hingga resolusi 4K pada 120 fps. Kemampuan ini menjadikannya pilihan ideal untuk mengabadikan lanskap yang megah atau lanskap perkotaan yang dramatis dengan cakupan pandang yang sangat luas.

Menurut Hadie Mandala, Product Manager Vivo Indonesia, perpaduan antara sensor besar dan sudut pandang yang sangat lebar pada kamera ultra-wide ini menghasilkan kedalaman gambar yang memukau. Ia meyakini bahwa fitur ini akan sangat disukai oleh para fotografer lanskap dan pembuat konten yang membutuhkan dimensi visual ekstra. "Setiap sudut pandang yang luas bisa menjadi sebuah area yang luar biasa. Jadi dapat saya katakan bahwa Vivo X300 ULTRA is the real ultra smartphone," ujar Hadie, menekankan kapabilitas luar biasa dari perangkat ini. Bahkan, Hadie menambahkan, kemampuan ultra-wide angle pada ponsel ini diklaim mampu menghasilkan foto potret terbaik dengan kesan dramatis dan kedalaman visual yang jauh lebih menyenangkan.

Beralih ke kamera utama 35mm, Vivo X300 Ultra mengandalkan sensor Sony LYTIA-901 beresolusi 200 MP dengan ukuran sensor 1/1,12 inci. Lensa ini dilengkapi dukungan 12-bit HDR, menjadikannya primadona untuk kebutuhan street photography dan potret yang membutuhkan detail sangat tinggi.

Untuk kebutuhan fotografi jarak jauh dan potret telefoto, disematkan kamera 85mm APO Telephoto dengan sensor 200 MP berukuran 1/1,4 inci. Kamera ini dilengkapi teknologi OIS yang ditingkatkan menyerupai gimbal dengan standar stabilisasi CIPA 7.0. Fitur ini menjamin kestabilan luar biasa, bahkan saat memotret objek bergerak cepat atau melakukan zoom pada jarak yang jauh. Vivo juga memperkenalkan fitur canggih seperti 60 fps AF Tracking Snapshot yang memastikan fokus otomatis tetap terjaga secara real-time pada objek bergerak, sangat berguna untuk menangkap momen aksi dalam olahraga atau satwa liar.

Salah satu terobosan paling menarik dari Vivo X300 Ultra adalah kapabilitas perekaman video Multi-Focal 4K 120 fps High-Spec Video. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk merekam video slow-motion berkualitas sangat tinggi di seluruh rentang panjang fokus, mulai dari ultra-wide hingga telephoto. Pengalaman videografi semakin kaya dengan dukungan Dolby Vision Video, 10-bit Log Video, serta kemampuan penggunaan LUT (Look-Up Table) untuk proses color grading profesional. Vivo juga menghadirkan All-New Pro Video Mode yang memberikan kontrol penuh kepada pengguna untuk mengatur parameter seperti eksposur, fokus, tone warna, hingga audio secara manual. Tak lupa, Quad-Mic Audio Recording Master dengan enam preset audio berbeda turut menyempurnakan kualitas suara yang jernih dan terarah.

Tak hanya hardware, Vivo juga menyempurnakan pengalaman visual melalui Vivo Color Science. Safira Putri Widiani, Product Manager X Series, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang ulang berdasarkan pemahaman mendalam Vivo tentang warna, yang berfokus pada tiga aspek penting: akurasi warna, estetika visual, dan kebebasan bagi kreator untuk bereksperimen dengan palet warna.

Di sektor performa, Vivo X300 Ultra ditenagai oleh chipset terdepan, Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang berpadu dengan Pro Imaging Chip VS1+. Kombinasi ini diklaim mampu meningkatkan kecepatan pemrosesan foto hingga 20%, memastikan kinerja yang responsif bahkan untuk tugas-tugas berat. Untuk menjaga suhu perangkat tetap optimal saat merekam video intensif atau bermain game kelas berat, Vivo menyertakan sistem pendingin Liquid Cooling Vapor Chamber berukuran besar.

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan lain yang tak kalah penting. Vivo X300 Ultra dibekali baterai masif berkapasitas 6.600 mAh, didukung teknologi pengisian daya cepat 100W FlashCharge dan 40W Wireless FlashCharge.

Perangkat ini menampilkan layar 6,82 inci LTPO 2K dengan refresh rate 144Hz, yang dikenal sebagai Zeiss Master Color Display. Layar ini juga mendukung Ultra XDR dan memiliki tingkat kecerahan yang sangat tinggi, dirancang khusus untuk akurasi preview dan editing konten visual.

Vivo X300 Ultra hadir dalam dua pilihan warna elegan, Film Green dan Shutter Black. Desainnya terinspirasi dari kamera profesional, menampilkan Classic Split Design, aksen cincin merah khas lensa kamera, serta tekstur knurled pada modul kamera belakang yang memberikan sentuhan premium dan fungsionalitas anti-slip. Selain itu, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68 dan IP69.

Menariknya lagi, Vivo X300 Ultra menjalankan OriginOS 6 yang kini menawarkan integrasi yang lebih erat dengan ekosistem Apple, termasuk Mac, iPad, dan AirPods. Pengguna dapat menikmati fitur seperti Quick Share, Office Kit, dan Shake & Share untuk transfer file lintas perangkat yang instan dan mulus. Vivo juga menjanjikan dukungan perangkat lunak jangka panjang dengan pembaruan Android selama 5 tahun dan update keamanan selama 7 tahun.

Untuk melengkapi kebutuhan para kreator, Vivo juga menyediakan beberapa aksesori tambahan yang dijual terpisah. Terdapat Vivo Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra yang mampu menghasilkan focal length setara 400mm, memberikan kemampuan zoom optik hingga 17x, bahkan diklaim mencapai 350x untuk zoom digital. Aksesori lain yang tak kalah penting adalah Vivo Imaging Grip Kit, yang menyediakan grip ergonomis ala kamera profesional lengkap dengan baterai internal 2.300 mAh, memastikan kenyamanan dan daya tahan saat merekam video dalam durasi panjang.

Vivo X300 Ultra secara resmi mulai tersedia di pasar Indonesia pada tanggal 12 Mei melalui Vivo Official Store dan mitra resmi. Harga perangkat ini adalah sebagai berikut:

  • Vivo X300 Ultra (16GB/512GB): Rp 17.999.000

Selama periode penjualan perdana, konsumen berhak mendapatkan berbagai keuntungan tambahan dari Vivo Care, termasuk garansi layar selama 12 bulan, garansi perpanjangan, layanan antar-jemput servis gratis, serta bonus cashback bank hingga Rp 3 juta.

Also Read

Tags