Dunia politik dan pemerintahan Indonesia berduka atas berpulangnya salah satu putra terbaiknya, Haerul Saleh, yang merupakan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Beliau menghembuskan napas terakhirnya akibat insiden kebakaran yang melanda kediamannya di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Kabar duka ini sontak menyebar dan meninggalkan kesedihan mendalam, terutama bagi mereka yang mengenal almarhum secara pribadi.
Habiburokhman, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, tak ketinggalan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kehilangan sosok yang ia kenal baik. Habiburokhman mengenang Haerul Saleh bukan hanya sebagai rekan seperjuangan di Partai Gerindra, tetapi juga sebagai pribadi yang memiliki kecerdasan luar biasa dan kepedulian tinggi terhadap sesama. Ia menceritakan pengalamannya saat mengikuti pelatihan kaderisasi Partai Gerindra menjelang Pemilihan Umum 2014, di mana ia dan almarhum berbagi kamar.
"Beliau adalah salah satu sahabat dekat saya. Kami pernah sekamar saat mengikuti pelatihan kaderisasi Gerindra sebelum Pemilu 2014. Beliau sungguh orang yang baik, selalu proaktif menanyakan apakah ada yang bisa beliau bantu," kenang Habiburokhman pada Jumat (8/5/2026). Pengalaman ini menjadi bukti nyata betapa Haerul Saleh memiliki sifat rendah hati dan suka menolong, bahkan di tengah kesibukan dan persaingan politik.
Sebelum menorehkan jejak karier di lembaga negara yang mengawasi keuangan negara, Haerul Saleh merupakan representasi rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Beliau menjabat sebagai anggota DPR RI pada periode sebelumnya, mewakili Partai Gerindra. Kepergiannya di usia yang relatif muda, 43 tahun, tentu menyisakan pertanyaan dan kesedihan mendalam. Habiburokhman berharap agar almarhum mendapatkan ampunan atas segala kekhilafan dan ditempatkan di sisi terbaik Tuhan Yang Maha Esa. Beliau menggambarkan almarhum sebagai seorang pemuda yang cerdas, sebuah penilaian yang tentu tidak datang tanpa dasar.
Riwayat karier Haerul Saleh di kancah politik dan pemerintahan menunjukkan dedikasi dan kontribusinya yang signifikan. Sejak tahun 2014, ia telah aktif mengabdikan diri di DPR RI, menempati posisi di Komisi XI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan, dan perbankan. Pengalamannya tidak berhenti di situ, ia juga pernah menjadi bagian dari Badan Legislasi (Baleg) dan Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI, menunjukkan keterlibatannya dalam pembentukan dan pengawasan legislasi nasional. Daerah pemilihannya adalah Sulawesi Tenggara, sebuah bukti bahwa aspirasi masyarakat dari wilayah tersebut telah ia perjuangkan.
Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke ranah yang lebih strategis di lembaga pemeriksa keuangan negara. Sejak 19 April 2022, Haerul Saleh mengemban amanah sebagai Anggota IV BPK RI. Dalam posisinya ini, ia bertanggung jawab atas pemeriksaan pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara yang mencakup sektor-sektor krusial seperti pangan, sumber daya alam, dan infrastruktur. Tugasnya memimpin Auditorat Utama Keuangan Negara IV (AKN IV) memiliki peran vital dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi instansi pemerintah serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait sektor-sektor tersebut. Ini menunjukkan betapa besar kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam menjaga keuangan negara.
Tragedi kebakaran yang merenggut nyawa Haerul Saleh dilaporkan oleh warga setempat pada pukul 07.53 WIB. Lokasi kejadian berada di Jl Teratai Blok G8 RT 03 RW 02, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Setelah laporan diterima, Ketua RT setempat segera berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api yang berkobar hebat. Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada cairan kimiawi yang mudah terbakar, meskipun investigasi lebih lanjut mungkin diperlukan untuk memastikan akar masalahnya.
Kepergian mendadak Haerul Saleh menjadi pengingat akan kerapuhan hidup dan betapa pentingnya menjaga keselamatan. Insiden ini tidak hanya menyisakan kesedihan bagi keluarga dan kerabat dekat, tetapi juga menjadi kehilangan bagi bangsa Indonesia yang kehilangan salah satu tokoh yang berdedikasi pada pelayanan publik dan pengelolaan keuangan negara. Semangat dan kontribusinya di BPK RI akan selalu dikenang.






