Belgia – Gelaran seri pembuka FIA World Endurance Championship (WEC) 2026 di Imola baru saja usai, namun fokus para tim sudah tertuju pada agenda berikutnya. Team WRT, yang sukses mendominasi kelas LMGT3 melalui mobil nomor 69, kini menaruh harapan besar agar performa gemilang tersebut dapat berlanjut di sirkuit ikonik Belgia, Spa-Francorchamps. Harapan ini terutama disematkan pada duo pembalap Sean Gelael dan rekan setimnya, Darren Leung serta Augusto Farfus, yang mengendarai mobil WRT 32.
Pada balapan 6 Hours of Imola yang berlangsung akhir bulan lalu, mobil WRT 69 berhasil mengamankan posisi terdepan di kelas LMGT3. Di sisi lain, WRT 32 harus puas menempati posisi kelima. Pencapaian ini bukannya tanpa alasan, pasalnya, tim yang diperkuat oleh Sean Gelael ini harus menerima konsekuensi penalti yang mengurangi peluang mereka untuk meraih hasil lebih baik. Meskipun demikian, performa kompetitif yang ditunjukkan oleh Team WRT secara keseluruhan memberikan Sean Gelael keyakinan yang kuat. Ia percaya bahwa WRT 32 memiliki potensi yang sama untuk bersaing memperebutkan podium tertinggi di seri Belgia yang akan digelar akhir pekan ini.
Bagi Sean Gelael, sirkuit Spa-Francorchamps memiliki daya tarik tersendiri, namun juga menyimpan catatan yang kurang menyenangkan. Dua kali ia mengikuti balapan di sirkuit ini, dua kali pula ia mengalami nasib sial karena insiden yang melibatkan tabrakan dengan pembalap lain. Kegagalan finis di dua kesempatan sebelumnya tentu menjadi motivasi tambahan bagi Sean untuk menaklukkan sirkuit yang dikenal sebagai salah satu yang paling menantang di dunia ini. "Saya sangat menyukai sirkuit ini," ungkap Sean, menegaskan antusiasmenya. "Finis di posisi kelima di Imola menjadi modal berharga bagi kami. Kami yakin tim memiliki semua elemen yang dibutuhkan untuk menampilkan performa terbaik, sebagaimana yang telah dibuktikan oleh kemenangan mobil nomor 69 di Imola." Pernyataan ini disampaikan Sean dalam rilis resmi yang diterima oleh media.
Persaingan di kelas LMGT3 diprediksi akan semakin sengit. Tim McLaren, khususnya tim Garage 59, tentu memiliki ambisi kuat untuk naik podium di Spa. Mereka tidak ingin mengulangi drama di Imola, di mana sempat memimpin jalannya balapan namun terpaksa menghentikan laju mobilnya akibat masalah teknis pada sistem kelistrikan. Kejadian ini membuat mereka harus menyaksikan rivalnya, BMW WRT 69, meraih kemenangan.
Tim TF Sport dengan mobil Corvette mereka juga merupakan salah satu penantang serius. Rekam jejak mereka di 6 Hours of Spa sangat mengesankan, di mana mereka selalu berhasil naik podium dalam lima tahun terakhir. Di Imola, mereka memberikan perlawanan ketat terhadap BMW WRT 69, bahkan sempat nyaris meraih kemenangan sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan rivalnya dengan selisih tipis 0,2 detik di garis finis. Ketangguhan dan konsistensi tim ini menjadikan mereka sebagai salah satu tim yang patut diwaspadai.
Potensi kemenangan WRT 32 di Spa-Francorchamps sangat terbuka lebar apabila Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung mampu mengeluarkan kemampuan terbaik mereka tanpa melakukan kesalahan fatal atau kembali tersandung penalti. Kombinasi antara bakat para pembalap, performa mobil yang kompetitif, dan strategi tim yang matang akan menjadi kunci untuk bersaing memperebutkan gelar juara di salah satu seri paling bergengsi dalam kalender WEC.
Para penggemar balap ketahanan dapat menyaksikan keseruan balapan 6 Hours of Spa-Francorchamps secara langsung dan gratis melalui kanal YouTube KUY Entertainment. Pertarungan sengit antar tim dan pembalap di sirkuit legendaris ini akan dimulai pada Sabtu, 9 Mei, pukul 19.00 WIB. Sebuah kesempatan emas bagi para penggemar untuk menyaksikan adu strategi, kecepatan, dan ketahanan di lintasan yang menuntut konsentrasi tinggi dari para kontestannya. Sejarah baru bisa tercipta di akhir pekan ini, dan WRT 32 bertekad untuk menjadi bagian dari sejarah tersebut dengan meraih kemenangan yang telah lama mereka dambakan. Semangat juang para pembalap dan kerja keras tim akan menjadi tontonan yang tak boleh dilewatkan.
Perlu dicatat bahwa sirkuit Spa-Francorchamps, yang terletak di Ardennes, Belgia, memiliki sejarah panjang dalam dunia motorsport. Dikenal dengan tata letaknya yang cepat, bergelombang, dan penuh tantangan, sirkuit ini seringkali memberikan kejutan dan drama yang tak terduga. Faktor cuaca yang berubah-ubah di wilayah ini juga kerap menjadi penentu hasil balapan. Oleh karena itu, adaptasi yang cepat dan kemampuan membaca kondisi lintasan akan menjadi keunggulan tersendiri bagi tim yang mampu menguasainya. Bagi Sean Gelael, ini adalah kesempatan untuk menebus kegagalan di masa lalu dan mencatatkan namanya dalam daftar pemenang di salah satu sirkuit paling prestisius di dunia.
Dalam konteks persaingan LMGT3, keberhasilan WRT 69 di Imola menunjukkan bahwa mobil BMW M4 GT3 memiliki potensi yang luar biasa di musim ini. Hal ini memberikan motivasi tambahan bagi tim WRT untuk terus mengembangkan performa WRT 32. Dengan pengalaman yang dimiliki oleh Sean Gelael, Darren Leung, dan Augusto Farfus, serta dukungan penuh dari tim engineer, tidak ada yang mustahil bagi mereka untuk meraih podium tertinggi. Seri Spa-Francorchamps ini menjadi ujian sesungguhnya untuk membuktikan bahwa dominasi Team WRT bukanlah kebetulan semata, melainkan hasil dari kerja keras dan dedikasi yang konsisten.






