Kisah epik seorang legenda balap motor, Valentino Rossi, akan kembali tertulis dalam sebuah lelang monumental. Kendaraan yang mengantarnya pada langkah pertama di kancah kejuaraan dunia balap motor, sebuah Aprilia RS125R dari musim 1996, akan ditawarkan kepada publik kolektor. Benda bersejarah ini bukan sekadar motor tua, melainkan saksi bisu dari permulaan perjalanan luar biasa "The Doctor" di lintasan balap global.
Perusahaan lelang ternama, RM Sotheby’s, akan menjadi pihak yang membuka kesempatan bagi para penggemar dan kolektor untuk memiliki artefak langka ini. Lelang akan dimulai pada 13 Mei mendatang tanpa menetapkan harga pembuka. Namun, berdasarkan estimasi yang beredar, seperti dilaporkan oleh Crash, nilai motor ini diperkirakan akan melambung tinggi, menyentuh angka antara 100 ribu hingga 150 ribu euro. Konversi ke mata uang lokal, angka ini bisa mencapai kisaran Rp 1,8 miliar hingga Rp 2,7 miliar, sebuah nilai yang mencerminkan bobot historis dan ikonik dari objek yang dilelang.
Tahun 1996 menandai momen krusial dalam karier Valentino Rossi. Di musim itulah, ia pertama kali menginjakkan kaki di arena balap dunia, berkompetisi di kelas 125cc World Championship dengan menunggangi Aprilia. Di usianya yang masih sangat muda, Rossi tak butuh waktu lama untuk mengukir namanya. Kejutan besar terjadi ketika ia berhasil meraih kemenangan pertamanya di sirkuit Brno pada musim debutnya tersebut, sebuah pencapaian yang langsung mencuri perhatian dunia balap.
Prestasi gemilang Rossi terus berlanjut. Setahun setelah debutnya, tepatnya pada 1997, ia berhasil menyabet gelar juara dunia kelas 125cc bersama Aprilia. Lanjutkan kariernya, ia kembali membuktikan superioritasnya dengan meraih titel juara dunia kelas 250cc pada 1999. Momentum ini membawanya naik ke kelas para raja, 500cc, pada tahun 2000, sebuah lompatan besar yang mengawali dominasinya di era MotoGP.
Perjalanan karier Valentino Rossi yang penuh dengan kemenangan dan pencapaian luar biasa membuat setiap tunggangan yang pernah ia gunakan memiliki nilai sejarah yang tak ternilai. Terlebih lagi, motor yang digunakan saat debut di level dunia, seperti Aprilia RS125R tahun 1996 ini, menjadi incaran utama para kolektor yang haus akan memorabilia balap legendaris.
Keunikan Aprilia RS125R milik Rossi tahun 1996 ini semakin bertambah karena, menurut keterangan dari RM Sotheby’s, motor tersebut masih mempertahankan mesin yang sama persis dengan yang digunakan Rossi saat meraih kemenangan perdananya di Brno. Sebuah detail yang sungguh menggugah. Selain itu, motor ini juga dilengkapi dengan dokumen resmi dari tim pabrikan yang merinci setiap detail balapan yang diikuti Rossi sepanjang musim debutnya. Catatan tersebut mencakup momen-momen penting seperti debut perdananya di Shah Alam, podium pertamanya di Austria, hingga kemenangan bersejarah di Republik Ceko. Setelah musim debutnya usai, motor ini dilaporkan telah berpindah tangan kepada seorang kolektor pribadi pada Januari 1997, dan kemudian kembali berpindah kepemilikan pada tahun 2013 sebelum akhirnya siap untuk dilelang kembali.
Valentino Rossi tak terbantahkan lagi sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah MotoGP. Total sembilan gelar juara dunia berhasil ia raih sepanjang kariernya yang cemerlang, dua di antaranya ia persembahkan bersama Aprilia. Warisan dan pengaruhnya di dunia balap motor terus terasa hingga kini.
Menariknya, gebrakan Aprilia di pentas MotoGP tampaknya kembali menghiasi paruh kedua dekade ini. Pada gelaran MotoGP 2026, performa impresif Marco Bezzecchi yang kini memimpin klasemen sementara MotoGP menjadi sorotan. Bezzecchi sendiri memiliki ikatan yang erat dengan Valentino Rossi, bahkan merupakan bagian integral dari akademi VR46 yang didirikan oleh sang legenda asal Italia. Kehadiran nama-nama seperti Bezzecchi yang mengibarkan bendera Aprilia di garis depan, secara tidak langsung, semakin mempertegas signifikansi motor debut Rossi yang kini dilelang, sebagai titik awal dari sebuah tradisi keunggulan. Lelang ini bukan hanya tentang membeli sebuah motor, tetapi juga tentang memiliki sepotong sejarah dari salah satu atlet paling berpengaruh di dunia olahraga.






