Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), baru-baru ini memperbarui daftar kekayaan pribadinya dengan penambahan sebuah kendaraan mewah yang mencuri perhatian. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikannya pada tanggal 28 Maret 2026, tercatat sebuah unit Lexus LM350H yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam aset alat transportasi dan mesin miliknya. Kendaraan premium ini kini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena statusnya sebagai mobil baru, tetapi juga karena nilai ekonomisnya yang signifikan.
Lexus LM350H yang baru saja terdaftar dalam portofolio aset AHY diperkirakan memiliki nilai mencapai Rp 2,208 miliar. Angka ini menempatkannya sebagai aset transportasi terbesar kedua dalam garasi sang menteri, hanya kalah dari Mercedes-Benz G400D keluaran tahun 2024 yang memiliki taksiran harga Rp 3,71 miliar. Kehadiran Lexus LM350H ini menambah dimensi baru pada gambaran kekayaan AHY, menunjukkan adanya investasi pada segmen kendaraan mewah yang berbeda.
Sebagai informasi, Lexus LM adalah sebuah Multi-Purpose Vehicle (MPV) yang dirancang dengan standar kemewahan tinggi. Posisinya dalam hierarki produk otomotif bahkan ditempatkan satu tingkat di atas Toyota Alphard, yang juga dikenal sebagai MPV premium. Hal ini mengindikasikan bahwa Lexus LM tidak hanya menawarkan ruang dan kenyamanan layaknya sebuah MPV keluarga, tetapi juga dibekali dengan teknologi terkini dan material berkualitas superior yang khas dari merek Lexus.
Secara spesifik, model Lexus LM350h yang dimiliki oleh AHY mengusung jantung pacu berupa sistem hybrid yang efisien. Mesinnya berkapasitas 2.5 liter dengan konfigurasi empat silinder segaris. Penggunaan teknologi hybrid ini bukan tanpa alasan; ia dirancang untuk memberikan keseimbangan optimal antara performa dan efisiensi konsumsi bahan bakar, sekaligus berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan dengan emisi yang lebih rendah. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik pada sistem hybrid ini mampu menghasilkan total tenaga sebesar 247 daya kuda.
Dari sisi performa, Lexus LM350h mampu mencapai kecepatan puncak 190 kilometer per jam. Untuk akselerasi dari titik diam hingga 100 kilometer per jam, kendaraan ini membutuhkan waktu sekitar 9,1 detik. Angka-angka ini menunjukkan bahwa meskipun berorientasi pada kemewahan dan kenyamanan, performa Lexus LM350h tetap mumpuni untuk kebutuhan mobilitas perkotaan maupun perjalanan jarak jauh.
Lebih jauh lagi, aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama dalam desain Lexus LM350h. Kendaraan ini telah dilengkapi dengan paket fitur keselamatan canggih yang dikenal sebagai Lexus Safety System+3. Rangkaian fitur ini mencakup berbagai sistem proteksi, mulai dari kantung udara surrounding SRS yang memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh penumpang, hingga sistem pengereman modern seperti brake assist dan electronic brake distribution yang membantu pengemudi mengendalikan kendaraan dalam situasi darurat. Selain itu, fitur blind spot monitor yang disertai dengan safety assist lainnya turut meningkatkan kesadaran pengemudi terhadap kondisi sekitar, meminimalkan risiko kecelakaan saat berpindah jalur atau bermanuver di area yang ramai.
Selain kehadiran Lexus LM350H yang baru, AHY juga tercatat memiliki empat unit kendaraan lain dalam daftar asetnya. Koleksi kendaraan AHY secara keseluruhan menunjukkan diversifikasi dalam pilihan moda transportasi, mulai dari mobil mewah hingga kendaraan listrik dan bahkan motor. Rincian lengkap dari kelima aset transportasi dan mesin milik AHY adalah sebagai berikut:
- Mercedes-Benz GLS 450 tahun 2020: Kendaraan mewah ini merupakan hasil dari kepemilikan pribadi dan ditaksir bernilai Rp 1,531 miliar.
- Wuling E230REV (Air ev) tahun 2020: Mobil listrik mungil ini juga merupakan hasil kepemilikan pribadi dengan nilai aset sebesar Rp 174 juta. Kehadirannya mengindikasikan adanya kesadaran dan investasi pada kendaraan ramah lingkungan.
- Motor Vespa GTS 150 Super Sport tahun 2023: Sebuah motor bergaya klasik namun modern ini tercatat senilai Rp 64 juta, juga merupakan hasil kepemilikan pribadi.
- Mercedes-Benz G400D tahun 2024: Kendaraan sport utility vehicle (SUV) premium ini menjadi aset termahal dalam koleksi AHY, dengan nilai mencapai Rp 3,71 miliar, dan merupakan hasil kepemilikan pribadi.
- Lexus LM350 H tahun 2025: Seperti yang telah dibahas sebelumnya, MPV mewah ini menjadi tambahan terbaru dalam garasi AHY, dengan nilai Rp 2,208 miliar dan berstatus sebagai hasil kepemilikan pribadi.
Jika dijumlahkan, total nilai aset berupa alat transportasi dan mesin yang dimiliki oleh AHY mencapai Rp 7,687 miliar. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan laporan sebelumnya, di mana total aset transportasi dan mesin tercatat sebesar Rp 8,599.500.000. Penurunan ini juga tercermin dari jumlah unit kendaraan yang kini berjumlah lima, berkurang dari tujuh unit pada periode pelaporan sebelumnya. Perubahan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penjualan aset yang sudah tidak terpakai, depresiasi nilai aset, atau bahkan akuisisi aset baru yang menggantikan aset lama.
Secara keseluruhan, kekayaan AHY dalam bentuk alat transportasi dan mesin menampilkan preferensi terhadap kendaraan premium dan berteknologi tinggi, namun juga mencakup pilihan kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Daftar aset ini memberikan gambaran yang transparan mengenai kepemilikan kendaraan seorang pejabat publik, sesuai dengan amanat undang-undang mengenai pelaporan kekayaan.






