oleh

Yonzikon 14/SWS Bersihkan Reruntuhan Bangunan SMA I Mamuju : Kepsek, Kami Sangat Terbantu

Personil Yonzikon 14/SWS sedang membersihkan reruntuhan Bangunan Masjid SMAN I Mamuju dengan menggunakan alat berat.

Mamuju,Penasulbar.co.id – Batalyon zeni konstruksi 14/SWS(Yonzikon 14/SWS) terus bekerja membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa bermagnitudo 6,2 di Mamuju pada pertengahan Januari yang lalu.

Kali ini pembersihan dilakukan di Masjid SMA Negeri I Mamuju, Sabtu (20/2/2021).

Dan tim lapangan, Lettu Czi Agung Widodo Bersama sejumlah personil sudah bekerja membantu warga di Mamuju dan Majene Sulbar selama lebih satu bulan pasca gempa.

Lettu czi Agung Widodo mengatakan, selama di Mamuju pihaknya telah membersihkan sejumlah reruntuhan material bangunan, baik itu rumah warga maupun falititas umum seperti rumah ibadah, gedung perkantoran dan gedung sekolah.

” Kita sudah lebih sebulan berada di Mamuju menjalankan tugas membantu pemerintah daerah membersihkan puing-puing bangunan yang rusak akibat gempa,” terang Agung saat ditemui di SMAN I Mamuju.

Ia bersama tim berupaya semaksimal mungkin mempercepat pembersihan reruntuhan bangunan termasuk masjid SMAN I Mamuju agar pemerintah bisa membangun kembali.

” Kami terus berupaya mempercepat pembersihan agar pemerintah dan masyarakat umum yang bangunannya roboh bisa dimudahkan dalam membangun kembali,” terang Agung.

Kepsek SMAN I Mamuju, Hj. Halima sedang menunjukkan bagian sekolah yang rusak akibat gempa.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN I Mamuju Hj. Halima menyampaikan, terima kasih dan apresiasi kepada TNI AD khususnya Batalyon zeni konstruksi 14/SWS(Yonzikon 14/SWS) yang sudah membantuh membersihkan reruntuhan bangunan Masjid SMAN I.

” Kami berterimakasih atas bantuan TNI. Kalau kita pihak sekolah yang membersihkan, pasti membutuhkan biaya yang cukub besar karena kita harus menyewa alat berat, tetapi syukur TNI bisa membantu secara cuma-cuma sehinga kami sangat diringankan,” tutur Halima.

Ia berharap, pemerintah melalui kementrian terkait bisa membantu dalam membangun kembali tempat peribadahan ini sebab Masjid merupakan kebutuhan mendasar bagi para siswa dalam melakukan peribadahan.

” Kami berharap, pemerintah bisa membantu kami dalam membangun ulang masjid ini sehingga tersedia fasilitas peribadahan bagi guru dan siswa,” terang Halima

Untuk diketahui, bencana gempa bumi yang melanda Mamuju dan Menjene pada bulan Januari yang lalu mengakibatkan Masjid SMAN I Mamuju Roboh, sejumlah dinding bangunan sekolah retak dan falpon ruangan berjatuhan sehingga membutuhkan rehap bangunan. (Ns-01).

Komentar