oleh

Vaksinasi Unik di Pelosok Kabupaten Mamasa

Vaksinasi disebuah warung kecil bekas pos ronda di Salumorang, Desa Pangandaran, Kabupaten Mamasa, Sulbar. Foto : duk. pena.

Mamasa,penasulbar.co,id – Berbagai upaya dilakukan Tim vaksinator covid-19 Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa guna mengejar target vaksin di Tahun 2021.

Selain di Puskesmas, Tim Vaksin juga berkeliling ke semua desa untuk memberikan pelayanan kepada warga.
Salah satunya, melakukan vaksinasi di sebuah warung bekas pos rondah dengan fasilitas seadanya. Disebuah dusun kecil bernama Salumorang. Tempat yang sepih, jauh dari keramaian dan berada ditengah hutan perbatasan Desa Burana dan Desa Pangandaran kecamatan Tabulahan.

Uniknya, Para vaksinator duduk melantai dengan alas seadanya bersama warga yang siap divaksin.

Jika dipandang dari kejauhan, seakan yang duduk dalam warung itu adalah serombongan orang yang sedang singgah beristirahat sambil memesan kopi dan indo mie.

Tenaga kesehatan dan masyarakat berbaur dengan akrabnya sambil melakukan vaksinasi.

Dikonfirmasi dilokasi, Tim Vaksinator Amelti Marrabang mengungkapkan, cara ini dilakukan guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya meningkatkan capaian vaksinasi. Kami jalan ke kampung-kampung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam melakukan vaksinasi, kita sesuaikan kondisinya. Dimana saja warga bisa berkumpul disitu kita berikan pelayanan meskipun seperti ini, kita duduk melantai” ungkap Amelti.

Ia menjelaskan, untuk mendorong masyarakat desa ikut vaksinasi maka vaksinator harus mampu menyesuaikan diri dengan keadaan warga.

“Masyarakat tidak terlalu nyaman kalau kegiatan diformat terlaku resmi. Mereka suka yang sederhana. Kita duduk sama-sama diberi pemahaman sambil bercana kemudian divaksin dan mereka sangat senang, ” Pungkaanya.

Kakdas, salah satu warga salumorang yang mengikuti vaksinasi mengatakan, pihaknya sangat senang bisa didatangi tim vaksin.

“Kami berterimakasih kepada para medis yang sudah jauh-jauh datang di kampung kami untuk memberikan pelayanan vaksin. Kami sangat senang dengan pelayanan yang diberikan,” tutur Kakdas.

Dia menyampaikan, awalnya banyak warga yang takut divaksin karena terpengaruh dengan isu-isu miring yang berdar tetang dampak vaksin. Namun, dengan penjelasan yang disampaikan tim vaksin, akhirnya semua warga salumorang ikut vaksinasi.

“Dulu kami takut divaksin karena banyak isu kami dengar klu vakasin ini beresiko. Tetapi setelah timnya datang dan menjelaskan maka kami semua mau divaksin” Imbuhnya. (Ns-01)

Redaktur : Nisan Parrokak.

Komentar