oleh

Pilkada Mamuju,Partai “Beringin” Siap Usung Kadernya

-Mamuju, Politik-236 views

Ketua DPD II Golkar Mamuju, H. Damris

Mamuju,Penasulbar.co.id – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mamuju 2020, Partai Golkar telah mempersiapkan sejumlah kader terbaiknya.

Pernyataan itu disampaikan Ketua DPD II Golkar Mamuju, H. Damris kepada Penasulbar.co.id, Jumat (2/8/2019).

H. Damris menuturkan, Golkar Mamuju memiliki sejumlah figur yang mempunyai kapasitas dan elektabilitas mumpuni untuk diusung menjadi calon kepala daerah.

Ia menyebutkan, Kader Golkar yang dimaksut diantaranya, Hamzah Hapati Hasan (H4) dan Sugianto serta sejumlah kader lainnya.

Anggota DPRD Sulbar terpilih Pileg 2019 yang lalu itu menjelaskan, kedua politisi Golkar tersebut memiliki tingkat ketokohan dan kepercayyan publik yang tinggi khususnya di Kabupaten Mamuju.

“H4 dan Sugianto sudah tidak dipertanyakan lagi tingkat popularitasnya di Mamuju,”pungkasnya.

Selain dua kader terbaik golkar itu, Damris juga mengatakan kesiapannya jika partai memberi amanah.

“Sebagai kader partai, saya juga siap bertarung jika diamanahkan partai. Ini saya katakan untuk mempertegas bahwa “Beringin” partai besar dan tidak akan menjadi penonton pada kontestasi Pilkada Mamuju 2020,” tegas Damris.

Lanjut ia memaparkan, karena Golkar tidak memiliki kursi yang cukup untuk mengusung Calon pada pilkada nanti, maka saat ini pihaknya tengah membangun komunikasi politik dengan sejumlah petinggi partai di Mamuju.

“Kita sementara membangun komunikasi politik, intinya Golkar akan mengusung kader. Soal koalisi sama siapa, itu yang sementara kita diskusikan, termasuk dengan DPP partai Golkar,” terangnya.

Untuk memastikan keberhasilan politik di Pilkada Mamuju, kata Damris, Partai Golkar akan melakukan survei sebagai dasar untuk mentukan posisi tawar, apaka Golkar
Mengusung calon bupati atau calon wakil bupati.

“Untuk merai keberhasilan, kita membutuhkan analisa politik yang matang sebelum bertarung. Apapun keputusan politiknya kita tetap mengacu pada hasil survei partai,” tutur Damris.

Dia menjelaskan, jika mengacu pada pengalaman Pilkada Mamuju yang lalu, maka kekuatan Politik Golkar di Mamuju tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Memang dipileg baru-baru ini Golkar hanya tembus Dua kursi tapi Pileg dan Pilkada adalah kontestasi politik yang berbeda. Pengalaman kita Pilkada Mamuju yang lalu menjadi barometer bahwa kita mampu merai suara hampir 40 persen,”tutup Damris. (Ns-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *