oleh

Pasca Gempa, Bupati Mamasa Salurkan Bantuan Kepada Warga yang Terdampak

Suasana pembagian bantuan Pemda Mamasa kepada korban gempa di Kantor Camat Tabulahan.

Mamasa, Penasulbar.co.id – Sejumah desa di Kabupaten Mamasa khususnya yang ada diperbatasan Mamuju dan Majene terkena dampak gempa bumi berkekuatan maknitudo 6,2 yang berpusat di Kabupaten Mamuju dan Majene Sulbar beberapa waktu lalu.

Ratusan rumah warga rusak berat serta puluhan fasilitas umum seperti, gedung sekolah dan rumah ibadah juga rusak para.

Berdasarkan informasi yang dihimpun penasulbar.co.id, daerah terdampak gempa di Kabupaten Mamasa adalah Desa Baruru, Kecamatan Aralle yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Tappalang, Kabupaten Mamuju.

Selain itu, beberapa desa di Kacamatan Tabulahan yang juga berbatasan langsung dengan Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju seperti, Desa Pangandaran, Desa Timoro, Desa Burana dan Kelurahan Lakahang juga terdampak gempa.

Bahkan, sebagian warga mendirikan tenda didepan rumahnya karena takut terjadi Gempa susulan.

Berselang beberapa waktu setelah terjadi bencana di Sulbar, Pemda Mamasa langsung bergerak melakukan pendataan warganya yang terdampak.

Bupati Mamasa Ramlan Badawi bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mamasa, Selasa malam ( 19/1/2021) bergerak kesejumlah lokasi yang terdampak bencana gempa membawah bantuan sembako.

“langka pertama yang kami lakukan adalah mendata lokasi serta warga yang terdampak dan malam ini kami turun langsung mengantar bantuan sembako sesuai dengan data yang ada,” tutur Ramlan.

Ia mengungkapkan, hari ini, lebih seribu paket sembako yang disalurkan kepada warga yang terdampak gempa dan lokasi yang terjauh yang harus dijangkau malam ini adalah Desa Baruru yang berdah sangat dekat dengan pusat gempa di Mamuju.

“Ada lebih seribu paket Sembako yang serentak kita salurkan malam ini. termasuk ke Desa Baruru yang berada diperbatasan dengan lokasi pusat gempa di Mamuju,”ungkapnya.

Ketua PAN Sulbar itu berharap agar bantuan yang diberikan kepada warga bisa meringankan beban masyarakat khususnya yang terdampak gempa.

“Saya berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan, bisa tersalur dengan baik dan dapat dimanfaatkan warga dalam menghadapi bencana,” pungkasnya.

Lanjut ia berpesan kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa namun belum terdata supaya berkordinasi dengan pemerintah desa setempat agar tidak ada masyarakat yang terabaikan dalam kondisi seperti ini.

“Bagi masyarakat yang terdampak gempa supaya menghungi pemerintah desa setempat untuk didata sehingga tidak ada warga yang terlantar hanya karena masalah data,” pesan Bupati Ramlan. (Ns-01)

Komentar