oleh

Lebih 9 Miliar DSP Bantuan Stimulan Perumahan Untuk Korban Gempa di Mamasa Belum Disalurkan

Kondisi salah satu rumah warga Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan yang terdampak Gempa Mamuju belum diperbaiki sampai hari ini. Foto  : Duk.  Pena.  

Mamasa,Penasulbar.co.id – Bantuan Perumahan bagi korban Gempa di Kabupaten Mamasa sampai hari ini belum terealisasi.

Bantuan yang dijanjikan presiden  Joko Widodo saat mengunjungi korban Gempa Mamuju pada Januari yang lalu belum dinikmati masyarakat.

Ironisnya, bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) sudah diserahkan BNPB Pusat kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa pada Senin 24 Mei 2021 lalu yang bertampat di ruang Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB pusat.

DSP sebesar Rp. 9.420.000.000,- yang diperuntukkan untuk 574 KK warga Kabupaten Mamasa yang terdampak Gempa Mamuju di terima Pemkab  Mamasa bersama Pemkab Lebak dan Kabupaten Luwu Utara serta beberapa Kabupaten yang terdampak bencana.

Dikonfirmasi Via Selulernya, Kepala bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pascabencana BPBD Kabupaten Mamasa, Pasamboan Pangloli, mengungkapkan,  DSP untuk stimulan rumah rusak sudah siap disalurkan kepada para korban.

Hanya saja, Kata Pasamboan, pihaknya masih menunggu tenaga pendamping yang sedang direkrut Dinas Pemukiman dan Perumahan Kabupaten Mamasa.

“Kita masih menunggu rekrutmen tenaga pendamping dan berita acara verifikasi dari Perkim. Semua nomor rekening penerima sudah ada tinggal kami transfer klu Perkim sudah berikan rekomendasi,”terang Pasamboan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Mamasa, Gusti mengatakan,  saat ini pihaknya sedang memintah dana pendukung kepada TAPD Kabupaten Mamasa.

Dana tersebut akan digunakan untuk pelaksaan kegiatan termasuk membiayai tim pendamping yang akan melakukan verifikasi ulang kepada semua rumah yang terdampak.

Terkait dengan target realisasi, Gusti mengatakan, pihaknya menargetkan realisaisi bantuan stimulan perumahan kepada penerima pada bulan Oktober mendatang.

“Kita akan turunkan tim pendamping untuk melakukan verifikasi kepada semua rumah yang rusak. Kami upayakan, bulan oktober sudah bisa terealisasi ,” imbuhnya.

Untuk diketahui, jumlah rumah yang terdampak gempak Mamuju dan Majene di Kabupaten Mamasa sebanyak  574 dengan rincian, rusak berat 56, rusak sedang 96 dan rusak ringan 422. Untuk rumah dengan klasifikasi rusak Ringan mendapat bantuan 10 juta rupia,  Rusak sedang 25 juta rupia dan rusak berat 50 juta rupia. (ns-01)

Redaktur : Nisan Parrokak

Komentar