oleh

Dandim 1428/Mamasa Tinjau Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Messawa

Dandim 1428/Mamasa, Letkol Inf Stevi Palapa bersama rombongan saat meninjau lokasi banjir di Desa Rippung, Kecamatan Messawa.

Mamasa,Penasulbar.co.id – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1428/Mamasa, Letkol Inf Stevi Palapa beserta rombongan meninjau lokasi banjir dan tanah longsor di Desa Rippung, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Minggu (11/10/2020).

Ikut dalam kunjungan tersebut, Danramil 1428-02/Sumarorong, Ltu Inf Pandiyono, Kapolsek Sumarorong, Iptu Hendrik, Kepala Desa Rippung, Bpk Restu Handayani, Ketua TP PKK Kecamatan Messawa dan sejumlah rombongan lainnya.

Banjir dan tanah longsor yang melanda Desa Rippung pada Kamis 8 oktober 2020 yang lalu mengakibatkan badan jalan poros Mamasa-Polewali tergerus air hingga sebagian badan jalan rusak para.

selain merusak jalan poros Mamasa-Polewali, bencana tersebut juga merusak lahan persawahan warga khususnya di Dusun Malluaya dan Dusun Talmin dengan luas areal persawahan sekitar 40 hektare yang siap panen.

Bukan hanya itu, Banjir dan tanah longsor di Desa Rippung itu juga mengakibatkan akses jalan menuju Dusun Daonan yang dihuni 84 Kepala Keluarga terputus.

Tiba dilokasi bencana, Dandin beserta rombongan langsung Mengecek dan memantau ke tempat terjadinya banjir dan tanah longsor dan mengerahkan anggotanya untuk mendata kerugian akibat bencana tersebut.

Ia juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa terkait penanganan dan bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak.

Untuk membantu penanganan bencana di Desa Rippung maka Makodim 1428/Mamasa Menambah 10 personil ke Koramil 1428-02/Sumarorong.

Sekedar diketahui, terjadinya Banjir dan tanah longsor di Desa Rippung akibat Hujan deras disertai angin pada hari Kamis tanggal 8 Oktober 2020 dan Pembukaan lahan pertanian oleh masyarakat untuk menanam kebutuhan pokok selama Pandemi Covid ’19. (Ns-hms-Dan)

Redaktur : Nisan Parrokak

Komentar